Showing posts with label Indonesian Competition. Show all posts
Showing posts with label Indonesian Competition. Show all posts

Monday, December 9, 2013

Ganda Putra Fran Kurniawan-Bona Septano Juara Turnamen Bulutangkis Vietnam Terbuka di Ho Chi Minh City, Vietnam

Fran Kurniawan-Bona Septano
Ganda putra Pelatnas Fran Kurniawan-Bona Septano meraih gelar juara pada turnamen Vietnam Terbuka di Ho Chi Minh City, Vietnam, Minggu. Pada final, pasangan unggulan kelima tersebut mengalahkan ganda putra Taiwan Lin Chia Yu-Wu Hsiao Lin 18-21, 21-18, 21-18 dalam waktu lebih dari satu jam. "Ini gelar pertama (kami)," ujar Fran mengenai kemenangannya bersama Bona. Sebelumnya Fran lebih banyak bermain di nomor ganda campuran, sedangkan Bona setelah berpisah dengan Mohammad Ahsan, sempat berpasangan dengan Afiat Yuris wirawan. 
"Terima kasih untuk Djarum yang sudah biayai saya, terima kasih juga PBSI sudah memberi kesempatan selama ini. Walaupun cuma sekedar gelar GP (Grand Prix) saya bisa persembahkan gelar terakhir kalinya buat PBSI," ujar Fran. Bona menambahkan bahwa mereka baru berpasangan selama tiga bulan, dan turnamen di Vietnam adalah turnamen internasional keempat mereka.
Sementara itu, tunggal putri unggulan kedua Hera Desi yang juga lolos ke final, gagal meraih juara setelah dikalahkan pemain China He Bing Jiao 10-21, 6-21. Korea Selatan merebut ketiga gelar yang tersisa dengan memenangi final tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran. 
Unggulan keenam Shon Wan Ho meraih gelar tunggal putra dengan menyisihkan unggulan kedua Tan Chung Seang dari Malaysia 21-14, 21-9. Sedangkan mahkota ganda putri diraih pasangan unggulan teratas Ko A Ra-Yoo Hae Won yang unggul atas pasangan Malaysia Amelia Alicia Anscelly-Soong Fie Cho 12-21, 21-10, 21-9. Adapun gelar juara ganda campuran diperoleh pasangan Choi Sol Kyu-Chae Yoo Jung yang menang atas unggulan ketiga asal Taiwan Liao Min Chun-Chen Hsiao Huan 22-20, 19-21, 21-14.   

Sumber:  antaranews.com

Tuesday, December 3, 2013

Mahasiswa Universitas Diponegoro Modifikasi Kapal Laut TNI Bisa Bawa Rudal Nuklir

Sebanyak 14 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dari jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) siap mengamankan kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) tahun 2013, yang bertempat di Nusa Dua Bali.
Lomba presentasi inovasi dalam gelaran Robotech 2013 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Universitas Diponegoro, membuat beberapa peserta berpikir keras. Satu di antaranya, tim dari teknik perkapalan Undip. "Karena kami dari perkapalan, kami membuat inovasi tentang kapal. Khususnya kapal perang," kata juru bicara tim teknik perkapalan Undip, Lutfandi di Auditorium Imam Barjo Undip, Minggu (10/11/2013).
Ia bersama temannya bersepakat, untuk membuat invasi tentang alutsista perang. Kapal overcrap (kapal berbantalan dan berbaling-baling) milik tentara dimodifikasinya. Selama ini, kapal overcrap hanya untuk mengangkut tentara saja, tapi tidak untuk perang. Padahal, kapal dengan baling-baling di bawah, memiliki banyak keuntungan antara lain bisa dipakai di segala medan, baik perairan dangkal ataupun perairan dalam. Bahkan, bisa melintasi rawa-rawa. "Kami menginovasi agar kapal jenis ini, bisa untuk berperang. Dilengkapi persenjataan hingga rudal balistik nuklir," jelasnya.
Dengan begitu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak hanya bergantung pada kapal perang biasa yang punya keterbatasan. Dengan modifikasi tersebut, kapal jenis overcrap bisa difungsikan untuk menjaga perbatasan. HMM) Jurusan Teknik Mesin Undip sendiri, mengadakan Robotic and tenchnology fair 2013, Minggu (10/11/2013). Berbagai macam lomba berbau teknologi dan robot digelar di Auditorium Imam Barjo, Undip.
Ketua panitia Ro-tech 2013, Mufti Muzayyin (18) menyebutkan tiga lomba dalam pameran teknologi itu yaitu, lomba robot Line Follower, pytagoras Switch dan presentasi inovasi. Sekitarr Enam perguruan tinggi se-Indonesia berebut juara di ajang tahunan HMM undip itu.
"Pesertanya dari Undip, ITB, Universitas Tri Sakti, Universitas Pasundan, UGM, UNS, dan Unnes. Khusus untuk lomba line follower, pesertanya 11 sekolah (SMP dan SMA) seJateng. Ada yang dari Purworejo, Salatiga dan semarang," jelasnya di sela-sela acara.
Ia berharap, dengan terselenggaranya acara tersebut akan muncul bibit-bibit penemu di bidang robot dan teknologi. Selain itu, masyarakat juga harus tahu cara membuat teknologi, tidak hanya mengonsumsinya.
"Intinya kehidupan manusia udah beriringan dengan teknologi. Kami di sini bermaksud menampilkan teknologi-teknologi yng selama ini membantu masyarakat, jadi masyarakat tidak hanya tahu pakainya saja," jelasnya.

Sumber:  tribunnews.com

Monday, November 18, 2013

Tontowi & Liliyana Juara China Open Super Series Premier 2013

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (kiri)/Liliyana Natsir, mencium jersey-nya setelah berhasil menjadi juara dunia pada BWF World Championships 2013, di Tian-He Indoor Gymnasium, Guangzhou, China.
Rasa penasaran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akhirnya terbayar tuntas. Pasangan ganda campuran peringkat dua dunia itu berhasil menekuk pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen di final China Open Super Series Premier 2013. Tontowi/Liliyana dipaksa bermain ruber gim dengan hasil akhir 21-10, 5-21, 21-17 dalam waktu 54 menit di  Yuan Shen Gymnasium, Shanghai, Ahad (17/11). Tontowi/Liliyana merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang melenggang ke partai final dan membawa pulang gelar juara.
"Dari awal masuk lapangan, kami sudah yakin dan lebih percaya diri, apalagi tahun ini kami dapat gelar All England dan Juara Dunia," ujar Liliyana dalam rilis yang diterima Republika. Pertandingan di partai akhir tersebut berlangsung sangat seru dan sengit. Sejak awal pertandingan Tontowi/Liliyana memiliki serangan yang cukup bagus dan tajam, sehingga mereka dengan mudah mengantongi kemenangan pertama. Namun di gim kedua tanpa disangka Nielsen/Pedersen bermain sangat agresif dengan melancarkan serangan bertubi-tubi. Hal tersebut membuat ganda campuran Indonesia menjadi kewalahan sehingga tertinggal angka sangat telak dan tak bisa mengejar ketinggalan.
"Pada gim kedua Tontowi/Liliyana kalah angin, jadi kalau salah posisi saat terima servis pasti banyak tertekan, mereka juga banyak mengangkat bola sehingga pertahanannya jebol terus," ujar Asisten Pelatih ganda campuran Pelatnas PBSI, Nova Widianto. Belajar dari kesalahan di gim kedua, Tontowi/Liliyana mulai mengetatkan pertahanan mereka dan tidak lengah terhadap serangan lawan. Permainan Tontowi/Liliyana meningkat cukup drastis, mereka kerap melakukan smes-smes keras sehingga membuat lawan terkecoh. Beberapa kali ganda campuran Pelatnas PBSI tersebut sempat melakukan kesalahan, namun mereka bisa mengatasinya. Pengembalian Pedersen yang menyangkut di net menjadi penentu kemenangan Indonesia dalam kejuaraan premier akhir musim itu.
Menurut Nova, kunci kemenangan pasangan ganda campuran andalan Indonesia itu terletak pada penerapan strategi yang mumpuni di lapangan. Nova mengakui, penampilan Tontowi/Liliyana agak menurun namun mereka sudah siap dengan pola permainan yang akan diterapkan oleh lawan. Selain itu, mereka juga banyak belajar dari kekalahan sebelumnya.
Pertemuan di partai final ini sudah dinanti sejak lama oleh Tontowi/Liliyana, mereka mengaku penasaran karena sudah lama tak bertanding dengan ganda campuran yang saat ini menduduki peringkat empat dunia tersebut. Sejumlah persiapan menjelang laga final telah dilakukan oleh Tontowi/Liliyana, mereka menonton video pertandingan lawan sebagai modal untuk menentukan strategi di lapangan. Dari lima kali pertemuan, akhirnya Tontowi/Liliyana berhasil mengantongi dua kemenangan atas Nielsen/Pedersen. Ganda campuran yang saat ini menempati peringkat ke dua dunia itu pertama kali menundukkan Nielsen/Pedersen di Kejuaraan Dunia 2011. Setelah itu, mereka harus mengakui keunggulan pasangan Denmark tersebut pada perebutan medali perunggu Olimpiade London 2012, Korea Open Super Series Premier 2013, dan Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013. 
Pola permainan Denmark memang tak sekuat China, namun harus diakui komposisi Nielsen/Pedersen sangat klop. Nielsen yang merupakan pemain kidal kerap bermain lebih dominan di lapangan. Dalam kejuaraan tersebut China selaku tuan rumah memboyong tiga gelar, disusul oleh Indonesia dan Korea yang masing-masing membawa pulang satu gelar. Setelah kejuaraan ini Tontowi/Liliyana akan segera mempersiapkan diri untuk menatap Final Super Series 2013 pada 11-15 Desember mendatang di Kuala Lumpur, Malaysia.

Wednesday, October 2, 2013

Indonesia Juara Umum Islamic Solidarity Games 2013

Kemeriahan Islamic Solidarity Games
Indonesia memastikan diri meraih gelar juara umum setelah posisinya sebagai pengumpul medali terbanyak tak tergoyahkan hingga hari terakhir pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) III Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (1/10). Kontingen Indonesia berdasarkanklasemen akhir perolehan medali ISG 2013sukses mengoleksi total 36 medali emas, 34 perak dan 34 perunggu.
Di posisi kedua, Iran secara mengejutkan menyalip Mesir dengan merebut 30 emas, 17 perak, 12 perunggu. Posisi Iran, yang pada Senin sore masih di posisi kelima, terdongkrak berkat delapan emas, tiga perak, dan lima perunggu yang mereka borong. Mesir yang kemarin masih menguntit Indonesia hari ini melorot ke peringkat ketiga dengan 26 emas, 31 perak, dan 29 perunggu. Di bawah Mesir ada Malaysia dengan 26 emas 17 perak dan 29 perunggu Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo memberikan apresiasi yang sangat besar dengan keberhasilan Indonesia meraih gelar juara umum. Selain itu, Roy juga memberikan penghormatan cukup besar kepada Sumatera Selatan karena dinilai telah berhasil menyelenggarakan ISG III dengan sangat baik meskipun waktu persiapannya yang mepet.
"Saya ucapkan selamat kepada seluruh atlet Indonesia karena telah meraih juara umum di ISG III Palembang," ujar Roy, di Palembang Selasa (1/10). Roy menilai ajang ISG ini sangat penting karena disamping sebagai solidaritas antar negara-negara muslim, ajang ini juga menunjukkan posisi Indonesia sebagai salah satu negara muslim terbesar di dunia. Selain itu, ISG juga dapat mempersatukan negara-negara islam di dunia yang saat ini sedang memanas."Kita bisa lihat bagaimana Suriah, Palestina, dan Yordania yang diluar sana sedang panas, namun ketika di ISG mereka justru sangat akrab," ujar dia.
Azerbaijan terpilih sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan ISG ke empat pada 2017 mendatang. Bendera Islamic Solidarity Sports Federation (ISSF) akan diserahkan kepada Azerbaijan sebagai penanda bahwa ISG ke-4 resmi digelar di negara yang bersangkutan.

Wednesday, September 18, 2013

Teater Garasi Terima Prince Claus Awards 2013

Tubuh Ketiga (Teater Garasi, 2010)
Teater Garasi dari Yogyakarta menerima Prince Clause Awards 2013. Penghargaan tersebut dikeluarkan oleh organisasi terkemuka yang bermarkas di Amsterdam yang mendedikasikan programnya pada kebudayaan dan pembangunan. Bersama dengan 10 organisasi dan individu lain dari berbagai negara, Teater Garasi telah dipilih melalui proses seksama oleh komite yang tahun ini menerima 117 nominasi dari seluruh dunia.
"Kami merasa sangat terhormat menjadi salah satu penerima penghargaan ini karena kami tahu Prince Claus Awards diberikan hanya kepada organisasi atau individu yang berkualitas dan berperan penting di dalam disiplin serta masyarakatnya," kata direktur umum Teater Garasi, Yudi Ahmad Tajudin. "Yang paling penting bagi kami Prince Claus Awards ini adalah pengakuan atas kerja dan karya kami selama 20 tahun terakhir. Momen pemberian penghargaan ini menjadi lebih dramatik karena kami juga akan merayakan 20 tahun perjalanan Teater Garasi pada Desember tahun ini," tambahnya.
Prince Claus Awards adalah penghargaan yang ditujukan kepada seniman, kaum intelektual, dan aktivis kebudayaan atas kualitas kerja yang prima dan sumbangsih yang signifikan pada pengembangan lingkungannya. Sejak 1997 Prince Claus Awards memberikan hadiah kepada perorangan, grup, dan organisasi di Afrika, Asia, Amerika Latin, dan Kepulauan Karibia. Dari Indonesia, seniman yang pernah penerima penghargaan tersebut adalah koreografer Sardono W. Kusumo, kurator Jim Supangkat, perupa Heri Dono, novelis Ayu Utami dan seniman seni pertunjukan Slamet Gundono.
Teater Garasi
Teater Garasi terpilih tahun ini atas "semangat penjelajahan dan terobosan karya-karya mereka yang merangsang seni pertunjukan di Asia Tenggara". Selain itu, juri juga menilai bahwa karya-karya Teater Garasi "inovatif dan menggairahkan", serta "menawarkan pengalaman keterlibatan dan ide-ide yang menantang". Lebih dari itu, Teater Garasi juga dinilai mampu menerobos batas-batas teater sebagai "seni tinggi", menggabungkan yang modern dan yang tradisional, melibatkan publik luas melalui kekuatan seni pertunjukan. Dalam konteks keindonesiaan, Teater Garasi dianggap telah merayakan watak masyarakat yang majemuk dan kompleks dalam karya-karya mereka.
Aktivitas terbaru Teater Garasi antara lain pementasan lakon 'Endgame' karya Samuel Beckett di Komunitas Salihara, Jakarta pada 28-30 Juni lalu. Bulan sebelumnya, mereka juga mementaskan sebuah pertunjukan teater dokumenter bertajuk 'Sangkar Madu' di Erasmus Huis dan Japan Foundation, Jakarta.


Sumber: detik.com

Tuesday, September 17, 2013

Indonesia Jadi Tuan Rumah World Robot Olympiad 2013

MIKROBOT Experience Centre
Untuk pertama kalinya, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggara acara World Robot Olympiad (WRO) 2013. Kontes lomba robotik ini akan diselenggarakan di Ecovention, Ancol pada 15 November mendatang. Acara ini akan diikuti oleh ribuan peserta dari 36 negara dari seluruh dunia. Dalam ajang tersebut juga bakal hadir pembicara dan praktisi pendidikan dari berbagai sekolah dan universitas dari luar negeri. Namun sebelum ajang WRO 2013 digelar, lembaga resmi penyalur mainan Lego Education -- Mikrobot -- telah menyelenggarakan perlombaan sejenis di tingkat nasional yaitu Indonesian Robotic Olympiad (IRO) 2013.
Dari ajang ini Mikrobot berhasil menjaring 20 tim. Mereka selanjutnya akan mewakili Indonesia di kancah kompetisi tingkat internasional di WRO 2013. "Akan disaring menjadi 20 tim. Ke 20 tim ini nantinya akan bertarung di WRO 2013," kata Ketua Penyelenggara IRO 2013 Bambang Rusli melalui keterangan tertulis. Kompetisi robotik ini diikuti oleh 400 peserta mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga tingkat umum. Mereka berasal dari berbagai kota besar di Indonesia Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Bali, Solo, Yogyakarta hingga Tarakan (Kalimantan Utara). Untuk tahun ini, IRO 2013 mengangkat tema "World Hetitage".
IRO 2013 merupakan kompetisi LEGO robotik tahunan, dan tahun ini merupakan ke-10 kalinya IRO diselenggarakan. Kompetisi ini terbadi dalam beberapa kategori lomba sesuai usia peserta, antara lain: Regular Category, Open Category (Kategori Robot Kreatif), S2BOT Category (Kategori Perlombaan Sepak Bola Autonomous) dan WRO GEN II Football (disebut kategori Soccer).

 Sumber: liputan6.com